BERITA 10 July 2025

Gandeng 277 Wali Murid MTsN 2 Kota Malang Siapkan Generasi Unggul Lewat Kelas Bilingual, Tahfidz, dan Olimpiade

19 kali dibaca
10 Jul 2025, 18:44 WIB
Gandeng 277 Wali Murid MTsN 2 Kota Malang Siapkan Generasi Unggul Lewat Kelas Bilingual, Tahfidz, dan Olimpiade

Kota Malang Kamis- (10-07-2025)Β  MTsN 2 Kota Malang mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan yang kompetitif dan berakhlakul karimah. Melalui pertemuan akbar bersama Wali Peserta Didik Kelas VII Tahun Pelajaran 2025/2026, madrasah yang dikenal sebagai Matsandatama ini secara resmi mensosialisasikan tiga program kelas khusus yang menjadi andalannya Bilingual, Tahfidz, dan Olimpiade.

Acara yang digelar di Masjid Al-Ikhlas MTsN 2 Kota Malang pada Kamis, 10 Juli 2025, tersebut dihadiri oleh jajaran wakil pimpinan madrasah, tim kurikulum khusus, komite madrasah, serta 277 wali murid yang antusias menyambut inovasi pendidikan bagi putra-putri mereka.

Pertemuan dibuka dengan sambutan dari Kepala Madrasah, Mokhammad Amin Tohari, S.Ag., M.Pd.I, yang diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas), Muslihan, S.Ag. Dalam sambutannya, Muslihan menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala MadrasahΒ  yang sedang menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci.

"Bapak Kepala Madrasah menitipkan pesan dan salam hangat untuk kita semua. Beliau berpesan bahwa program ini bukan sekadar program tambahan, melainkan sebuah fondasi untuk membangun peradaban. Kita tidak hanya ingin anak-anak kita cerdas secara akademis, tetapi juga fasih berbahasa internasional, dekat dengan Al-Qur'an, dan bermental juara. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, dan dukungan serta doa dari Bapak/Ibu wali murid adalah separuh dari keberhasilan program ini."

Sesi dilanjutkan dengan paparan dari para wakil kepala madrasah yang menjelaskan program dari berbagai bidang. Ida Mukarromah, S.Ag., M.Pd., selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum, memaparkan kerangka akademis ketiga kelas khusus tersebut. "Kurikulum di tiga kelas khusus ini telah kami rancang secara terintegrasi. Kelas Bilingual akan menerapkan metode Content and Language Integrated Learning (CLIL) pada mata pelajaran tertentu. Kelas Tahfidz memiliki target hafalan yang terukur tanpa mengesampingkan pemahaman. Sementara Kelas Olimpiade akan mendapatkan pendalaman materi intensif dan strategi pemecahan soal. Semuanya tetap berada dalam koridor kurikulum nasional dan kekhasan madrasah."

Para koordinator program pun memberikan gambaran teknis yang lebih mendalam. Siti Fatimah, M.Pd. (Koordinator Bilingual) Menjelaskan bahwa target program ini adalah siswa mampu berkomunikasi aktif dalam bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan, serta siap untuk studi lanjut di tingkat internasional. Purwahyudi, M.Pd.I (Koordinator Tahfidz) Memaparkan metode setoran hafalan (ziyadah) dan pengulangan (muraja'ah) yang sistematis, serta program penguatan pemahaman makna ayat yang dihafal untuk membentuk generasi Qur'ani. Fitri Melani, S.Pd (Koordinator Olimpiade) Menguraikan jadwal pembinaan intensif yang akan melibatkan para pakar dan alumni berprestasi, dengan target menjuarai kompetisi sains di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ary Budiono, S.Pd., menyoroti aspek pembinaan karakter dan tata tertib yang akan menunjang program-program tersebut. "Keunggulan akademis harus diimbangi dengan karakter yang kuat. Disiplin, tanggung jawab, dan adab akan menjadi fokus utama kami. Akan ada program pendampingan dan kegiatan kesiswaan yang dirancang khusus untuk menempa mental siswa di kelas-kelas ini agar mereka tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh dan santun."

Dari sisi pendukung, Wakil Kepala Bidang Sarana dan Β Prasarana, H. Mursyidi, S.Ag., M.Pd.I, memastikan kesiapan fasilitas madrasah. "Madrasah berkomitmen untuk menyediakan sarana terbaik. Ruang kelas yang representatif, laboratorium bahasa, perpustakaan dengan koleksi buku penunjang olimpiade, hingga ruang khusus untuk kegiatan tahfidz sedang dan akan terus kami optimalkan. Kami ingin memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan nyaman dan efektif."

Paparan diakhiri Β dari Bendahara Komite yang menegaskan peran komite dalam mendukung pendanaan program secara transparan dan akuntabel, serta mengajak para wali murid untuk bersinergi. Antusiasme wali murid terlihat jelas dalam sesi diskusi, menandakan dukungan penuh terhadap gebrakan pendidikan yang diusung oleh MTsN 2 Kota Malang.

Puncak dari acara sosialisasi ini adalah sesi tanya jawab yang dibuka setelah semua paparan selesai. Sesi ini menjadi bukti nyata antusiasme dan harapan besar para wali murid. Berbagai pertanyaan kritis dan konstruktif dilontarkan, mulai dari teknis pembagian waktu belajar, metode evaluasi, hingga bagaimana orang tua bisa berperan aktif di rumah untuk mendukung program. Keaktifan para wali murid dalam bertanya menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sekadar menerima, tetapi juga peduli dan ingin terlibat langsung dalam proses pendidikan putra-putri mereka. Semua pertanyaan dijawab dengan lugas dan transparan oleh jajaran pimpinan dan koordinator program.

Pertemuan ditutup dengan optimisme tinggi, di mana kesepahaman dan komitmen bersama antara pihak madrasah dan 277 wali murid telah terjalin erat, menjadi fondasi kokoh untuk kesuksesan program-program unggulan MTsN 2 Kota Malang.

#StafHumasNurch4s4n4h#

Bagikan Berita Ini:

Dapatkan Update Berita Terbaru

Isi email Anda untuk menerima notifikasi berita terbaru dari MTsN 2 Kota Malang.

Komentar

Kode keamanan berupa angka

Komentar akan tampil setelah disetujui moderator.

Belum ada komentar.