Kegiatan 22 October 2026

Hari Santri 2026 di MTsN 2 Kota Malang, Semangat Santri Berpadu dengan Kreativitas Kewirausahaan

40 kali dibaca
22 Oct 2026, 18:24 WIB
Hari Santri 2026 di MTsN 2 Kota Malang, Semangat Santri Berpadu dengan Kreativitas Kewirausahaan

Kota Malang - Semangat kesantrian, kreativitas, dan kemandirian berpadu dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 di MTsN 2 Kota Malang, Kamis (22/10/2026). Melalui apel, kirab santri, lomba paduan suara, dan proyek kewirausahaan dalam kegiatan kokurikuler semester ganjil Tahun Ajaran 2026/2027, sebanyak 854 murid kelas VII, VIII, dan IX mendapat kesempatan mengembangkan karakter sekaligus menerapkan pengetahuan dalam pengalaman nyata.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel Hari Santri Nasional yang dipimpin Arif Bahtiar, S.Ag., M.Pd.I., selaku Mudzir Ma’had Nawaina MTsN 2 Kota Malang, yang mewakili Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, M.Pd. Pada kesempatan yang sama, kepala madrasah menjalankan tugas mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional di Balai Kota Malang. Dalam amanatnya, Arif mengajak para santri untuk berkontribusi aktif bagi bangsa, memperkuat moral dan akhlak, serta turut mengawal kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Semangat kesantrian perlu diwujudkan melalui perpaduan ilmu agama, akhlak mulia, penguasaan ilmu pengetahuan, dan inovasi dalam menghadapi tantangan zaman.

Usai apel, murid mengikuti kirab di kawasan sekitar madrasah, wilayah Cemorokandang. Semangat kebersamaan tersebut berlanjut dalam kegiatan kokurikuler semester ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 bertema β€œBerkarya melalui Cinta, Berwirausaha melalui Kreativitas”. Lapangan madrasah menjadi ruang pembelajaran terbuka melalui proyek kewirausahaan yang menghadirkan bazar produk dan karya murid kelas VII, VIII, dan IX.

Dikoordinasikan oleh bidang kurikulum, kegiatan kokurikuler ini mengintegrasikan materi pembelajaran dengan praktik kehidupan sehari-hari sekaligus memberikan ruang apresiasi melalui lomba bazar antarkelas. Kompetisi dibagi berdasarkan jenjang kelas VII, VIII, dan IX, dengan penetapan Juara I, II, dan III pada setiap jenjang. Skema ini menjadi motivasi bagi setiap kelas untuk menampilkan kreativitas, kualitas produk, dan kemampuan mengelola usaha secara optimal.

Dalam pelaksanaannya, murid kelas VII menerapkan materi pelaku ekonomi dalam Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) serta nilai kerja sama, kejujuran, dan tanggung jawab melalui Pendidikan Pancasila. Murid kelas VIII mempraktikkan konsep untung dan rugi dalam Matematika serta menerapkan pengetahuan tentang makanan dan minuman sehat dan bersih melalui Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sementara itu, murid kelas IX memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kegiatan usaha sekaligus menerapkan keterampilan menyusun teks prosedur dalam Bahasa Indonesia. Melalui proyek ini, murid belajar merencanakan usaha, mengelola produk, memahami perhitungan sederhana, dan membangun karakter kewirausahaan.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTsN 2 Kota Malang, Ida Mukarromah, S.Ag., M.Pd., menegaskan pentingnya pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik nyata. β€œMelalui kegiatan kokurikuler ini, murid memperoleh kesempatan untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di kelas, mengembangkan kreativitas, serta membangun keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Semarak bazar berpadu dengan partisipasi murid dalam lomba paduan suara bertema Hari Santri Nasional 2026. Sebagian murid mewakili madrasah dalam perlombaan, sementara yang lain bertugas menjaga stand bazar, memberikan dukungan kepada tim lomba, serta menikmati beragam produk yang ditawarkan. Pembagian peran ini mencerminkan semangat kolaborasi, gotong royong, dan tanggung jawab dalam menyukseskan kegiatan bersama.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTsN 2 Kota Malang, Muhammad Subkhi, S.Pd., M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus pengembangan potensi murid. β€œKami berharap pengalaman ini menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kemandirian, kejujuran, dan tanggung jawab. Murid tidak hanya belajar menghasilkan karya, tetapi juga belajar bekerja sama, berani berinovasi, dan menghargai proses,” tuturnya.

Melalui perpaduan peringatan Hari Santri dan pembelajaran kokurikuler, MTsN 2 Kota Malang menegaskan komitmennya untuk membentuk generasi yang religius, berakhlak, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Semangat santri tidak hanya tercermin dalam ketekunan menuntut ilmu, tetapi juga dalam keberanian berkarya, kejujuran dalam berusaha, dan kesediaan memberikan manfaat bagi sesama. Dari madrasah, nilai-nilai tersebut ditumbuhkan sebagai bekal bagi lahirnya generasi yang mandiri, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masa depan Indonesia.

Β 

#Timkehum4s4nnurch4s#jt#zb

"Mutiara dari Timur Kota Malang, Pancarkan Seribu Talenta."
MATSANDATAMA SOLMETKER!
Solid, Maju, Terdepan, Kompeten, Berkarakter.

Bagikan Berita Ini:

Dapatkan Update Berita Terbaru

Isi email Anda untuk menerima notifikasi berita terbaru dari MTsN 2 Kota Malang.

Komentar

Kode keamanan berupa angka

Komentar akan tampil setelah disetujui moderator.

Belum ada komentar.