BERITA 19 August 2026

HUT ke-81 RI di MTsN 2 Kota Malang, Kemenag Tegaskan Kemerdekaan ASN Harus Tercermin dalam Pelayanan

43 kali dibaca
19 Aug 2026, 01:19 WIB
HUT ke-81 RI di MTsN 2 Kota Malang, Kemenag Tegaskan Kemerdekaan ASN Harus Tercermin dalam Pelayanan

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menegaskan kembali bahwa makna kemerdekaan bagi aparatur sipil negara (ASN) erat kaitannya dengan kualitas pengabdian serta pelayanan kepada masyarakat.

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI yang diikuti oleh ASN Kemenag Kota Malang pada Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan deklarasi Zona Integritas MTsN 2 Kota Malang.

β€œIni spesial ya, di MTsN 2 kali ini kita memperingati 17 Agustus sekaligus deklarasi Zona Integritas untuk MTsN 2. Ini sebagai penanda bahwa kemerdekaan sesungguhnya bagi ASN adalah bagaimana saat dia bahagia melayani masyarakat,” ujar Achmad Shampton.

Menurutnya, pelayanan publik merupakan salah satu indikator nyata nasionalisme seorang ASN. Hal itu karena ASN memiliki tanggung jawab kebangsaan yang berbeda, mengingat perannya berada dalam sistem pelayanan negara.

β€œASN dituntut untuk punya nasionalisme yang spesial, yang lebih tinggi daripada masyarakat yang lainnya. Itu sekali lagi harus dimanifestasikan dalam bentuk layanan terbaik,” tegasnya.

Shampton juga menghubungkan kualitas pelayanan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparatur negara. Ia menilai nasionalisme ASN tidak cukup diwujudkan melalui simbol maupun slogan, melainkan harus tampak melalui karya dan kontribusi nyata yang dirasakan masyarakat.

β€œKetidakmerdekaan ASN saat masih korup, masih... dan kita saat ini kan negeri kita rasa kepercayaan terhadap ASN kan rendah. Maka ASN harus menunjukkan karyanya. ASN harus menunjukkan karya nyata untuk yang terbaik bagi Indonesia,” katanya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa integritas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari makna kemerdekaan dalam birokrasi. Karena itu, deklarasi Zona Integritas di MTsN 2 Kota Malang menjadi langkah penting dalam membangun tata kelola yang berorientasi pada pelayanan publik, bukan sekadar pemenuhan administrasi.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, S.Pd., M.Pd., memaknai peringatan HUT RI dari sudut pandang pendidikan. Menurutnya, kemerdekaan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan potensi sesuai minat serta bidang yang ditekuni.

Sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama, Anita menilai kemerdekaan harus dibarengi dengan semakin kuatnya rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di lingkungan madrasah, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam membangun bangsa melalui pendidikan.

β€œDengan peringatan HUT RI khususnya yang ke-81 ini, kita sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya sebagai guru, tenaga kependidikan, dan juga civitas akademika madrasah, kami pertama bersyukur terkait dengan kemerdekaan ini. Karena dengan ini kami bisa mengenyam pendidikan sesuai dengan bidang minat kita masing-masing,” ungkap Anita.

Ia menambahkan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam menjaga dan meneruskan semangat kemerdekaan. Oleh karena itu, peringatan HUT RI tidak hanya menjadi sarana mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi juga momentum untuk memperkuat nasionalisme serta komitmen membangun masa depan Indonesia.

β€œKemudian yang kedua, bagi kita nanti dengan peringatan ini semakin tumbuh rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, nasionalisme, dan juga semangat untuk membangun bangsa ini ke depannya,” lanjutnya.

Anita juga mengapresiasi berbagai upaya pemerintah dalam mendukung kemajuan pendidikan madrasah melalui Kementerian Agama. Meski masih terdapat sejumlah tantangan, ia menilai hal tersebut tidak seharusnya menghambat perkembangan dan peningkatan kualitas pendidikan.

β€œInsya Allah pemerintah sudah berupaya maksimal untuk memfasilitasi, memberikan support pendidikan kepada kami, khususnya di Kemenag. Support Kemenag sangat luar biasa kepada madrasah,” ujarnya.

Menurut Anita, berbagai kekurangan yang masih ada hendaknya dipandang sebagai ruang untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Di tengah dinamika kehidupan sosial dan kebangsaan saat ini, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi dan moderasi beragama. Kedua nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting yang selama ini menguatkan Indonesia sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

β€œYang penting jaga toleransi, terus juga tetap jaga toleransi dan moderasi beragama. Karena itu menjadi kekuatan bangsa selama ini yang berideologi Pancasila dan UUD 1945,” pesannya.

Bagikan Berita Ini:

Dapatkan Update Berita Terbaru

Isi email Anda untuk menerima notifikasi berita terbaru dari MTsN 2 Kota Malang.

Komentar

Kode keamanan berupa angka

Komentar akan tampil setelah disetujui moderator.

Belum ada komentar.