Moderasi Beragama dan Pendidikan Karakter Warnai Hari Kedua MATAMUDA MTsN 2 Kota Malang
Kota Malang – Hari kedua Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang diselenggarakan MTsN 2 Kota Malang pada Kamis (9/7/2026) berlangsung penuh semangat dan interaktif. Sebanyak 320 murid baru kelas VII mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat karakter, menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, serta mengenalkan berbagai layanan madrasah sebagai bekal dalam menjalani kehidupan belajar di lingkungan MTsN 2 Kota Malang.
Usai apel pagi, murid mengikuti materi Sarana dan Prasarana Madrasah yang disampaikan oleh Purwahyudi, S.Ag., M.Pd.I. Pada kesempatan tersebut, murid diperkenalkan dengan berbagai fasilitas pembelajaran dan sarana pendukung yang dimiliki madrasah. Selain menjelaskan fungsi dan pemanfaatannya, beliau mengajak seluruh murid untuk memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga kebersihan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan madrasah sebagai wujud kepedulian terhadap fasilitas bersama.
Kegiatan dilanjutkan dengan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh Tim Puskesmas. Melalui penyampaian yang komunikatif, murid dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, menerapkan pola hidup sehat, serta membangun kebiasaan positif yang mendukung proses belajar dan aktivitas sehari-hari.Sesi utama pada hari kedua menghadirkan materi Moderasi Beragama yang diprakarsai oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kota Malang. Kegiatan diawali dengan sambutan Ny. Hj. Raudloh Quds Shampton selaku Bunda Moderasi Beragama Kementerian Agama Kota Malang. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh murid untuk senantiasa menjunjung tinggi akhlakul karimah, menghormati guru dan orang tua, serta menjadikan masa belajar di madrasah sebagai awal membentuk pribadi yang berilmu, beradab, dan memberikan manfaat bagi sesama. Beliau menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan sikap tawassuth atau mengambil jalan tengah, yaitu tidak bersikap ekstrem, tidak berlebihan, dan tidak menggampangkan ajaran agama. Murid juga diajak memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara pengamalan nilai-nilai keagamaan dengan semangat persatuan sebagai warga Negara Indonesia.Materi inti kemudian disampaikan oleh Ny. Ika Ari Lestari Bima Hermananta, selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satker MTsN 2 Kota Malang. Dalam pemaparannya, beliau mengenalkan konsep Panca Cinta sebagai landasan pembentukan karakter murid di madrasah. Melalui pendekatan yang komunikatif dan inspiratif, beliau mengajak murid menumbuhkan nilai-nilai religius, intelektual, personal, sosial, kebangsaan, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai bekal membangun pribadi yang berakhlakul karimah, moderat, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman. Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu dibiasakan sejak dini agar menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.Suasana penyampaian materi semakin hidup melalui permainan edukatif bertajuk "Pohon Refleksi Karakter: Cinta Menyatukan, Moderasi Menguatkan" yang dipandu oleh Hidajati, S.Pd., Guru PPKn, bersama Erna Dwi Kaeksi, S.Pd., Guru IPA, selaku Kader Moderasi Beragama MTsN 2 Kota Malang. Melalui kuis interaktif, murid diajak mengenal dan memahami nilai-nilai Panca Cinta yang diwujudkan dalam karakter religius, intelektual, personal, sosial, kebangsaan, dan kepedulian terhadap lingkungan (ekologi). Antusiasme murid tampak begitu tinggi saat mengikuti setiap permainan dan menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan. Suasana yang penuh semangat tersebut menjadikan materi moderasi beragama lebih menarik, komunikatif, sekaligus mudah dipahami sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi Ke-OSIS-an oleh Ketua dan Wakil OSIS yang memperkenalkan organisasi sebagai wadah pengembangan kepemimpinan, tanggung jawab, serta kreativitas murid. Selanjutnya, Tim Psikologi memberikan materi Bimbingan Karakter yang mengajak murid mengenali potensi diri, membangun rasa percaya diri, serta membiasakan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelang berakhirnya kegiatan, Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 2 Kota Malang, Bima Wahyu Hermananta, S.Sos., M.M., menyampaikan materi mengenai Ketatausahaan. Beliau memperkenalkan berbagai layanan administrasi madrasah yang akan dimanfaatkan murid selama menempuh pendidikan, sekaligus mengajak mereka membangun budaya tertib administrasi, disiplin, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari karakter murid yang unggul.
Sebagai materi penutup, Muslihan, S.Ag. menyampaikan materi Kehumasan. Dalam paparannya, beliau mengajak seluruh murid untuk menjadi bagian dari duta positif MTsN 2 Kota Malang melalui sikap santun, etika berkomunikasi yang baik, serta penggunaan media sosial secara bijaksana. Beliau menekankan bahwa setiap murid merupakan representasi madrasah yang turut berperan menjaga nama baik dan citra positif MTsN 2 Kota Malang, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

#Timkehum4s4nnurch4s#jt#zb
"Mutiara dari Timur Kota Malang, Pancarkan Seribu Talenta."
MATSANDATAMA SOLMETKER!
Solid, Maju, Terdepan, Kompeten, Berkarakter.
Dapatkan Update Berita Terbaru
Isi email Anda untuk menerima notifikasi berita terbaru dari MTsN 2 Kota Malang.
Komentar
Belum ada komentar.