KEGIATAN ASISTENSI MENGAJAR UNIVERSITAS NEGERI MALANG TAHUN AKADEMIK 2025/2026
Pada hari rabu, tanggal 11 Februari 2026, bertempat di aula MTsN 2 Kota Malang, telah dilaksanakan agenda pertemuan resmi dalam rangka Penerimaan, Orientasi Lapangan, sekaligus Pembagian Kelas bagi mahasiswa peserta Program Asistensi Mengajar (AM) dari Universitas Negeri Malang (UM).
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Koordinator Asistensi Mengajar Satuan Pendidikan, jajaran Guru Pamong, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa praktikan Universitas Negeri Malang.
Berdasarkan surat pengantar dari Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) Universitas Negeri Malang, jumlah mahasiswa yang diterjunkan dalam program ini berasal dari 4 prodi yang berbeda, salah satunya yakni Pendidikan Bahasa Arab yang mengirimkan 6 orang mahasiswa. Delegasi tersebut terdiri dari 3 (tiga) mahasiswa, yaitu M. Mahrus, M. Ayyubi Baihaqi, dan M. Falqi Faris, serta 3 mahasiswi, yaitu Zahra Diena Sabilla Putri, Dina Ayu Sari, dan Adilia Gadis Karfitasari. Dalam pelaksanaannya, keenam mahasiswa tersebut akan dibagi ke dalam beberapa kelas secara proporsional sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah mitra.
Selama lebih dari tiga bulan masa penugasan, kami melaksanakan kegiatan pengamatan secara bertahap yang diintegrasikan langsung dengan praktik mengajar di dalam kelas. Sepanjang proses tersebut, berbagai kendala pembelajaran bahasa Arab berhasil diidentifikasi, terutama dalam menghadapi dinamika siswa yang memiliki minat low/rendah terhadap mata pelajaran ini. Oleh karena itu, fokus kami tidak hanya pada penyampaian materi, melainkan juga pada pencarian strategi pendekatan yang tepat untuk membangkitkan motivasi belajar siswa.
Dalam menunjang proses pembelajaran, kami memanfaatkan berbagai media pembelajaran interaktif dan inovatif agar kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Media yang digunakan di antaranya berupa PowerPoint interaktif sebagai sarana penyampaian materi, Zep Quiz sebagai media evaluasi dan permainan edukatif berbasis digital, serta Wordwall yang digunakan untuk melatih pemahaman siswa melalui berbagai aktivitas dan kuis interaktif. Penggunaan media-media tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab, menciptakan suasana kelas yang lebih aktif, serta membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Kami tak hanya memanfaatkan sarana belajar digital, namun juga media konvensional yang disajikan secara aktif. Contohnya, flash card dan kartu kalimat kami gunakan untuk memajukan kapabilitas bahasa Arab siswa, khususnya dalam pengayaan mufrodat dan keterampilan membaca. Flash card berperan memperkenalkan dan memantapkan mufrodat bahasa Arab dengan metode visual yang memikat, mempermudah siswa menghafal lafal-lafal baru. Sementara itu, kartu kalimat dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas pembelajaran, seperti merangkai kalimat ringkas, melafalkan kutipan pendek, serta mengasah pemahaman siswa akan pola kalimat bahasa Arab secara bertahap.
Untuk kemampuan mendengar, media tersebut dipadukan dengan aktivitas menyimak dan mencocokkan mufrodat atau kalimat yang diucapkan oleh pengajar. Pendekatan ini memberi kesempatan siswa untuk melatih pendengaran secara lebih dinamis dan menggembirakan. Penggunaan flash card dan kartu kalimat juga terbukti mampu membangkitkan antusiasme serta partisipasi siswa selama kegiatan belajar. Dengan beragamnya sarana belajar yang diterapkan, suasana kelas menjadi lebih hidup, sehingga siswa lebih gampang mencerna materi bahasa Arab dan merasa lebih yakin dalam mengikuti kegiatan pengajaran.
Selain penggunaan media pembelajaran interaktif, kami juga berusaha membangun komunikasi dan kedekatan dengan siswa melalui pendekatan yang lebih santai dan komunikatif. Hal tersebut dilakukan agar siswa merasa lebih nyaman selama pembelajaran berlangsung serta tidak menganggap bahasa Arab sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan. Dengan adanya variasi metode, media, dan pendekatan pembelajaran yang digunakan, kegiatan asistensi mengajar ini memberikan banyak pengalaman bagi kami, terutama dalam memahami karakter siswa, mengelola kelas, serta mengembangkan kemampuan mengajar secara langsung di lingkungan sekolah.
Pemanfaatan ragam sarana dan cara belajar yang diterapkan membawa dampak baik pada pengalaman belajar para siswa di kelas. Selama proses belajar mengajar, siswa terlihat lebih aktif, baik saat menjawab pertanyaan, ikut serta dalam permainan edukatif, maupun dalam perbincangan ringan berbahasa Arab. Lebih jauh, mereka mulai tampak percaya diri ketika membacakan teks bahasa Arab, menghafalkan perbendaharaan kata, serta mempraktikkan pengucapan kata-kata tersebut di hadapan kelas. Suasana belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan menumbuhkan semangat siswa sehingga mereka tidak lagi merasa cemas atau sungkan saat mengikuti pelajaran bahasa Arab.
Selama menjalankan Program Asistensi Mengajar, kami memperoleh segudang pengalaman dan pembelajaran berharga, utamanya dalam mendalami karakter siswa, mengelola kelas, serta mengasah keterampilan mengajar secara langsung di lingkungan sekolah. Program ini tidak hanya menguntungkan para mahasiswa sebagai calon pendidik, namun juga memberikan kontribusi positif dalam mendukung jalannya pembelajaran di sekolah tempat praktik.
Dapatkan Update Berita Terbaru
Isi email Anda untuk menerima notifikasi berita terbaru dari MTsN 2 Kota Malang.
Komentar
Belum ada komentar.